Jika kamu sudah memiliki satu unit apartemen timeshare, lantas apa langkah selanjutnya? Apa yang harus dilakukan? Pertanyaan-pertanyaan ini sering muncul mengingat tidak semua agen properti membahas detail soal timeshare.

Memiliki apartemen timeshare artinya kamu perlu pandai-pandai mengatur waktu dan jadwal berlibur. Satu unit apartemen hanya bisa dihuni dalam jangka waktu tertentu dalam setahun. Karena itu, pemilik unit sebaiknya mengetahui jenis-jenis timeshare.

Kepemilikan properti apartemen dengan model timeshare terbagi berdasarkan jangka waktu, perjanjian, dan pengumpulan poin. Ragam jenis kepemilikan apartemen timeshare memungkinkan kamu memilih waktu dan memesan kamar tanpa harus berebut dengan penghuni lain.

Inilah 4 jenis kepemilikan properti timeshare yang dirangkum dari berbagai sumber. Yuk kita bahas!

  1. Fixed week

 

Jenis kepemilikan fixed week adalah yang paling sering digunakan. Pembeli biasanya memiliki satu unit spesifik di minggu dan tahun yang sama, selama kontrak telah ditentukan.

Misalnya, kamu ingin liburan ala digital nomad di Canggu selama periode akhir tahun. Sedangkan kamu juga ingin menjelajah di Bali selama sehari. Maka kamu memilih tanggal 23 Desember pada waktu mendatang dan akan terulang pada tahun berikutnya hingga jangka waktu 50 tahun.

Artinya, kamu punya kesempatan jalan-jalan dan menginap di apartemen timeshare selama 50 kali dalam 50 tahun. Asyik bukan?

  1. Floating week

 

Pembeli bisa memesan sesuai waktu yang diinginkan selama periode yang telah ditentukan dalam setahun. Kepemilikan jenis floating lebih bebas di waktu dibanding fixed week.

Misalnya, kamu ingin berlibur ke Bali pada periode akhir tahun. Namun dengan rentang waktu antara 20-25 Desember. Sedangkan di luar tanggal itu sudah penuh dipesan. Mau tidak mau, kamu harus cepat-cepatan untuk memesan satu unit di pada rentang waktu tersebut.

  1. Right-to-use

 

Berbeda dengan jenis kepemilikan lainnya, right-to-use lebih mengarah pada perjanjian dengan pemilik properti. Dengan perjanjian, pembeli menyewa properti untuk jumlah waktu tertentu setiap tahun. Namun, pengembang tetap mempertahankan kepemilikan properti timeshare-nya.

  1. Points club

 

Sama halnya dengan floating, pembeli bisa menginap di berbagai lokasi, tergantung jumlah poin yang dikumpulkan dari pembelian properti di lokasi tertentu. Poin tersebut bisa ditukarkan di tempat yang sama, dengan jumlah yang sama pula. Namun jika kamu ingin menginap di unit lain, maka akan dikenai tambahan poin dan biaya-biaya lainnya.

Jenis kepemilikan properti ini cenderung mengarah ke keanggotaan atau berafiliasi dengan resor yang dituju.

Dengan begitu, kamu bisa memesan kamar lebih praktis melalui jumlah poin yang telah dikumpulkan. Menempati satu unit apartemen timeshare pun menjadi lebih fleksibel.

Nah, itulah 4 jenis kepemilikan properti timeshare. Semoga kamu bisa lebih tegas menentukan pilihan agar liburanmu tetap tenang dan santai. Hubungi kami di https://timeshare-property.id/contact/ untuk informasi apartemen timeshare lebih lanjut.

Selamat berlibur ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

field markup opt-in field markup

© Timeshare property indonesia | Miliki timeshare property murah ditengah kawasan wisata
Loading quick view